Penerapan metode bermain kooperatif dalam menumbuhkan perilaku prososial kerja sama pada Anak TK B di TK "X
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode bermain kooperatif dalam menumbuhkan perilaku prososial kerja sama pada anak TK B di TK "X". Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek utama penelitian adalah wali kelas TK B yang bertanggung jawab merancang, menerapkan, dan mengevaluasi metode bermain kooperatif. Informan penelitian terdiri dari beberapa murid TK B sebagai pelaku langsung kegiatan bermain serta seorang guru pendamping yang terlibat dalam mendampingi proses bermain. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain kooperatif dilaksanakan melalui tiga tahapan. Tahap persiapan meliputi pembagian kelompok heterogen, pemberian instruksi singkat dan demonstrasi, penetapan aturan dengan konsekuensi jelas, serta kolaborasi antara guru kelas dan guru pendamping. Tahap pelaksanaan mencakup peran guru sebagai fasilitator yang memotivasi, mendampingi, dan memediasi konflik, serta aktivitas anak bekerja sama menyelesaikan tugas sesuai pembagian peran dan bergiliran. Tahap observasi dan evaluasi menunjukkan guru aktif mengamati perilaku kooperatif anak, meskipun ditemukan kesenjangan berupa belum dilakukannya refleksi pasca-permainan. Melalui penerapan tersebut, perilaku prososial kerja sama anak tumbuh meliputi berbagi dan bergiliran, membantu teman, memberikan dukungan positif, berpartisipasi aktif tanpa mendominasi, serta menyelesaikan konflik secara konstruktif. Integrasi nilai Kristen yang dilakukan secara eksplisit dan implisit memperkuat fondasi moral perilaku prososial anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bermain kooperatif efektif menumbuhkan perilaku prososial kerja sama anak TK B.