Nuansa lama di pasar Barongan Jombang

Pasar Barongan, Dusun Sanan Timur, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2022). Pagi itu, Desa Sanan Timur menggeliat. Kota ini benar-benar bersolek. Di pintu masuk desa terdapat gapura yang terbuat dari anyaman bambu yang dihias sedemikian rupa. Para pemuda sibuk menata tempat parkir untuk pengunjung. Kendaraan yang ingin masuk ke Pasar Barongan diminta untuk berhenti lalu menatanya dengan rapi. Berita terkait: Lansia rentan COVID-19, Gubernur Jawa Timur: Beri mereka dukungan untuk mengatasi masa sulit pandemi ini Saat memasuki pasar, pengunjung harus membeli potongan bambu sepanjang jari. Sepotong bambu berharga 2 ribu rupiah. Nah, bambu itulah yang digunakan sebagai alat pembayaran saat berbelanja di Pasar Barongan. Darminto (41), salah satu pengunjung yang tiba di pasar Barongan pagi itu. Darminto yang berasal dari Tuban ini berpenampilan kuno. Bagian kepala dihias dengan blangkon, pakaiannya berwarna putih, sedangkan bagian bawahnya adalah kain bermotif batik. Sementara di pundaknya tergantung tas yang terbuat dari kain rajutan. Darminto sedang menikmati secangkir kopi berbumbu. Aroma kopinya khas. Karena dicampur dengan kapulaga, jahe, kayu manis dan gula merah. Darmito menyesap kopi di toilet, lalu menyerahkan tiga potong bambu kepada penjual sebagai pembayaran. “Rasa pedasnya sangat terasa. Sangat menyenangkan,” kata Darminto yang merupa kan salah satu anggota Komunitas Batik Jawa Timur.

Unknown Unknown beritajatim.com Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown beritaterbaru.news, 07 Agustus 2022 COLLEGE TEACHERS; UNIVERSITAS KRISTEN PETRA--STUDENTS--PUBLIC SERVICES; BAMBOO WORK

Files