PT Timur Jaya Indo Steel yang beroperasi sejak 1970 masih menggunakan sistem manual dengan Excel dan formulir kertas untuk mengelola karyawan. Masalah utama terletak pada proses rekrutmen yang tidak efisien, HRD harus memeriksa setiap lamaran secara manual dari puluhan pelamar tanpa bantuan sistem yang dapat menyaring atau memberikan rekomendasi kandidat terbaik. Selain itu, terdapat masalah dalam pengelolaan data karyawan yang tidak terstruktur, sistem absensi yang masih manual, evaluasi kinerja yang tidak sistematis, dan tidak adanya platform pelatihan internal. Kondisi ini menyebabkan pemborosan waktu dan menghambat pengambilan keputusan yang cepat. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi SDM terintegrasi dengan fokus utama pada optimalisasi proses rekrutmen menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dengan database MySQL, dilengkapi modul e-learning, manajemen waktu, dan evaluasi kinerja. Implementasi AHP menjadi solusi kunci untuk masalah rekrutmen - sistem dapat secara otomatis memberikan ranking kandidat berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga mengeliminasi proses perbandingan manual yang memakan waktu. Sistem juga dilengkapi pengaturan hak akses berbasis jabatan dan departemen, serta fitur notifikasi email untuk OTP dan komunikasi internal. Hasil pengujian mendemonstrasikan keberhasilan sistem secara komprehensif. Pengujian System Usability Scale menunjukkan skor 95 dari 100 (kategori "Excellent"), mengindikasikan tingkat kepuasan pengguna yang sangat tinggi. Aspek paling kritis adalah validasi akurasi algoritma AHP melalui comparison testing. Hasil ranking kandidat yang dihasilkan sistem menunjukkan kesesuaian 100% dengan perhitungan manual AHP. Konsistensi ini membuktikan keandalan sistem dalam mendukung pengambilan keputusan rekrutmen yang objektif dan terukur. Implementasi sistem berhasil mengoptimalkan waktu proses rekrutmen dari beberapa hari menjadi beberapa jam, serta meningkatkan kualitas seleksi kandidat melalui pendekatan yang lebih sistematis dan mengurangi bias subjektif.