Pada dunia mode, pakaian couture yang dijual atau disewakan, pada umumnya dibuat dengan mengacu pada ukuran tubuh perempuan ideal secara global. Perempuan yang dianggap ideal adalah perempuan yang tinggi dan proporsional seperti para model di industri fashion. Menurut hasil survei World Population Review tahun 2023, tinggi rata-rata perempuan Indonesia adalah 154 cm. Perempuan petite merupakan perempuan yang memiliki tinggi badan di bawah 162 cm sehingga mereka seringkali menghadapi kesulitan dalam menemukan pakaian couture yang sesuai dengan tinggi badan mereka. Menanggapi fenomena tersebut, DEABELLE hadir sebagai brand startup yang secara khusus menyediakan pakaian couture batik yang dirancang untuk perempuan petite. DEABELLE merupakan brand startup yang membutuhkan strategi promosi untuk meningkatkan brand awareness. Pada penelitian ini dilakukan perancangan strategi promosi yang tepat untuk DEABELLE sehingga meningkatkan brand awareness. Metode analisis data yang digunakan untuk menentukan strategi promosi untuk DEABELLE adalah marketing mix (7P) dan promotional mix menurut Kotler dan Keller (2015). Melalui analisis tersebut, maka DEABELLE mendapatkan strategi promosi yang dilakukan menggunakan media sosial Instagram dan TikTok. Setelah promosi dilakukan, DEABELLE mendapatkan tanggapan dari target audiens. Tanggapan yang didapatkan dari kegiatan promosi, menunjukkan bahwa target audiens merespon positif terhadap strategi promosi dan identitas visual DEABELLE seperti tertarik dengan produk hingga menanyakan harga dan mengajak DEABELLE untuk berkolaborasi