Login
Login
Perancangan prototype video game untuk meningkatkan kesadaran Gen Z mengenai depresi
Depresi, salah satu penyakit kesehatan mental, semakin merajalela di kalangan Generasi Z, terutama usia 18–23 tahun. Pada tahun pertama COVID-19, kasus depresi meningkat 25%. Orang tua yang sibuk bekerja secara tidak langsung mengurangi interaksi dengan anak dan memperburuk kondisi ini. Remaja mengalami depresi dalam bentuk ketidakbahagiaan berkelanjutan yang mempengaruhi minat dan prestasi di sekolah. Mahasiswa, yang berusaha menyesuaikan diri dan merencanakan masa depan, juga rentan terhadap depresi. Banyak mahasiswa yang melarikan diri ke video game untuk menikmati realita yang lebih indah disana hingga lupa waktu. Meski berdampak negatif, video game bisa meningkatkan moralitas dan lebih mudah diterima oleh Generasi Z yang akrab dengan media digital sejak terjadinya pandemi. Perawatan depresi dapat dilakukan melalui perawatan medis seperti konsultasi dengan psikolog, obat antidepresan, dan terapi. Selain itu, seseorang dapat menjaga emotional well-being yang sehat. Salah satu cara meningkatkan emotional well-being adalah dengan melakukan praktik mindfulness. Mindfulness adalah praktik menikmati masa yang terjadi sekarang ini. Untuk menumbuhkan mindfulness, seseorang dapat menyisihkan waktu bagi diri sendiri, menikmati momen tanpa adanya beban pikiran dan menyingkirkan pikiran-pikiran yang mengganggu.
Program Studi Desain Komunikasi Visual
Universitas Kristen Petra
2025
Indonesian
S1
Media Interaktif
Media Interaktif No. 00024322/DKV/2025; Ivonne Yohana Tanoto (E12210198)
Similar collections by subject
Close
Download QR code