Nama Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau lebih dikenal Henk Ngantung, sudah lama mulai dilupakan. Seorang seniman yang pernah memimpin Jakarta sebagai gubemur di era 1964 - 1965 ini cukup punya peran dalam kemajuan ibu kota. Jumal Mahasiswa UK Petra Discerning mengurai, sosoknya lewat bedah buku bertajuk Pemimpin yang ' disingkirkan'. Buku yang dibedah adalah buku karya Obed Bima Wicandra dengan judul Henk Ngantung "Saya Bukan Gubernumya PKl". Dalam kesempatan itu, Obed Bima Wicandra sebagai penulis dihadirkan secara langsung.