Pengembangan sistem informasi administrasi berbasis prediksi penjualan obat dengan autoregressive integrated moving average dan long-short term memory
Permasalahan pengelolaan persediaan obat di Toko Obat Cipta Karya masih mengandalkan estimasi manual, sehingga berisiko menimbulkan understock dan inefisiensi operasional. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi administrasi berbasis web yang terintegrasi dengan fitur forecasting penjualan untuk mendukung penentuan kuantitas pembelian awal secara lebih terukur. Sistem mencakup modul Inventaris, Pembelian, Penjualan, Retur, dan Laporan, dengan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang divalidasi menggunakan metode Moving Average. Pengujian fungsional dilakukan melalui skenario operasional, sedangkan tingkat kegunaan sistem diukur menggunakan System Usability Scale (SUS). Pengujian forecasting menggunakan data penjualan bulanan periode 2019-2024 dengan membandingkan model ARIMA dan LSTM. Pemilihan model terbaik dilakukan secara spesifik per produk karena setiap Stock ID memiliki karakteristik pola permintaan yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa LSTM Multivariate sesuai untuk produk dengan pola musiman atau tren, LSTM Univariate efektif untuk produk dengan pola stabil dan volume penjualan besar, sedangkan ARIMA lebih stabil pada produk dengan data jarang atau fluktuatif. Analisis understock menunjukkan bahwa penerapan forecasting mampu meningkatkan efisiensi stok pada produk dengan pola penjualan stabil. Namun, pada beberapa produk ber-volume tinggi dan permintaan fluktuatif, masih terjadi understock akibat estimasi permintaan yang lebih rendah dibandingkan realisasi aktual. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan dinilai sangat baik dari sisi kegunaan dengan skor SUS rata-rata 87,5 dan siap mendukung pengelolaan persediaan obat serta pengambilan keputusan berbasis data.