Login
Login
Kuliner banyak yang belum tahu! Kepiting dan bandeng punya makna filosofi dalam tradisi Imlek
Perayaan Imlek, permintaan hidangan laut seperti kepiting dan bandeng biasanya meningkat tajam. Banyak warga Tionghoa berburu kepiting segar dan bandeng berukuran besar untuk disajikan saat makan malam Tahun Baru bersama keluarga. Kepiting dimaknai sebagai simbol keharmonisan dalam kehidupan, terutama di lingkup keluarga. Selain itu, bentuk kepiting dengan kaki dan capit yang menyebar ke berbagai arah juga ditafsirkan sebagai lambang rezeki yang datang dari berbagai penjuru. Juga dimaknai sebagai ungkapan syukur kepada orang tua, keluarga, sahabat, serta diri sendiri atas perjuangan selama setahun terakhir. Di sisi lain, ikan hampir selalu hadir dalam santap malam Imlek. Dalam bahasa Mandarin, ikan disebut “鱼” (yú), yang pelafalannya sama dengan “余” (yú) berarti lebih atau sisa. Makna “lebih” tersebut ditafsirkan sebagai doa agar rezeki berlimpah dan kehidupan terus bertumbuh di tahun mendatang.
Not available
Not available
Program Studi Bahasa Mandarin
Not available
2026
Indonesian
Clippings
Not available
www.prokalteng.jawapos.com, 17 Februari 2026
Similar collections by subject
Close
Download QR code