Limbah buah untuk hiasan rumah, bangunan spiral untuk pasar
Buah memiliki banyak kandungan yang bermanfaat. Salah satunya jeruk, tak hanya daging buahnya yang bergua. Namun, kulitnya juga bernilai jual. Potensi itu lantas dilirik oleh Michelli Wirahadi. Mahasiswi Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya itu kemudian menyulap kulit jeruk jadi bahan interior rumah. Limbah yang tadinya terbuang, kini dia olah menjadi pernak-pernik hiasan. Ide segar lain datang dari Elisabeth Kathryn, mahasiswi jurusan arsitektur UK Petra angkatan 2013 ini mendesain bangunan spiral untuk pasar tradisional. Meskipun dibuat bertingkat, antar lantai bisa dijangkau dengan mudah. Sebab, bangunan pasar rancangannya dibuat bergelombang. Sehingga, tidak diperlukan tangga untuk mencapai lantai yang berada lebih atas.