Login
Login
Analisis perbandingan antara linear scheduling method dan bar chart: Studi kasus pada pekerjaan finishing proyek apartemen x di Surabaya
Penjadwalan proyek konstruksi merupakan aspek penting dalam memastikan kelancaran pelaksanaan pekerjaan serta pengelolaan sumber daya. Metode Gantt Chart (Bar Chart) umum digunakan karena tampilannya sederhana dan mudah dipahami, namun memiliki keterbatasan dalam memvisualisasikan lokasi pekerjaan serta aktivitas yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Linear Scheduling Method (LSM) sebagai alternatif metode penjadwalan, serta membandingkannya dengan Gantt Chart dari aspek visualisasi. Penelitian mengambil studi kasus pada proyek pembangunan Apartemen X di Surabaya, dengan fokus pada pekerjaan FINISHING di lantai tipikal (lantai 11 hingga 15). Data dikumpulkan melalui observasi langsung pada periode Juli hingga Desember 2024, mencakup urutan, durasi, dan lokasi pekerjaan. Jadwal proyek disusun ulang menggunakan metode LSM dan Gantt Chart, kemudian dibandingkan berdasarkan enam aspek visual seperti representasi durasi, visualisasi lokasi, pekerjaan berulang, identifikasi konflik dan kemudahan interpretasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa LSM memberikan kejelasan visual lebih baik dan cocok untuk pekerjaan berulang. Gantt Chart lebih cocok untuk komunikasi sederhana. Oleh karena itu, pemilihan metode penjadwalan perlu disesuaikan dengan kompleksitas proyek dan kebutuhan pengguna.
Program Studi Teknik Sipil
Universitas Kristen Petra
2025
Indonesian
S1
Skripsi No. 00012808/SIP/2025; Luis Valentino Kristanto (B11200030)
Similar collections by subject
Close
Download QR code