Login
Login
Analisis Trade-off keamanan dan performa pada penerapan Docker Bench, Seccomp, dan Rootless Containers dalam lingkungan Docker
Keamanan container menjadi perhatian penting dalam penggunaan Docker karena konfigurasi bawaan tidak cukup melindungi dari risiko seperti privilege escalation dan akses tidak sah ke host. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengevaluasi efektivitas CIS Docker Benchmark, profil Seccomp, dan mode Rootless container dalam meningkatkan keamanan container. Aplikasi Flask digunakan sebagai workload dan diuji pada lima skenario: baseline, CIS Benchmark, Seccomp, Rootless, dan Kombinasi. Evaluasi keamanan dilakukan melalui Docker Bench Security dan profil Seccomp khusus, sedangkan keamanan jaringan diuji menggunakan closed port scanning dan worm broadcast. Performa aplikasi dianalisis menggunakan ApacheBench dan wrk. Hasil menunjukkan bahwa Docker Bench mampu mendeteksi miskonfigurasi umum, Seccomp efektif memblokir syscall berbahaya, dan Rootless memberikan isolasi host paling kuat dengan dampak performa terbesar. Semua mekanisme keamanan menurunkan throughput sekitar 20–30% dibanding baseline, namun aplikasi tetap stabil selama pengujian jaringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan keamanan container membawa konsekuensi penurunan performa, tetapi masih dalam batas wajar. Skenario Kombinasi direkomendasikan untuk lingkungan berisiko tinggi, sementara Seccomp cocok untuk sistem yang lebih memprioritaskan performa.
Not available
Program Studi Informatika
Universitas Kristen Petra
2026
Indonesian
S1
Skripsi No. 01022799/INF/2026; Nathan Erens Anderson (C14210131)
Similar collections by subject
Close
Download QR code