Analisa pengaruh boost pressure terhadap karakteristik pembakaran pada motor bakar dengan sub-chamber menggunakan bahan bakar amonia/etanol
Pada jaman sekarang, ada banyak minat pada bahan bakar alternatif seperti amonia (NH3) karena masalah yang ditimbulkan oleh emisi karbon dioksida (CO2). Hal ini karena kepadatan energinya yang tinggi, kemudahan transportasi, dan struktur molekulnya yang bebas karbon. Meskipun demikian, amonia masih memiliki kekurangan, seperti dianggap sebagai bahan bakar yang sulit dibakar. Investigasi ini dilakukan untuk pembakaran bersama amonia/etanol dengan menggunakan mesin yang dimodifikasi dengan sub-chamber bakar untuk mempelajari lebih lanjut tentang sifat pembakaran amonia. Pada 1000 RPM, mesin ini memiliki rasio kompresi 17,7 ditambah boost pressure 5 kPa, 10 kPa, dan 15 kPa, dan rasio bahan bakar amonia 50% dan 60%. Hasil temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan persentase amonia akan mengganggu kemampuan bahan bakar campuran untuk terbakar. Kondisi rasio amonia tinggi (dari boost pressure 10 kPa hingga 15 kPa) secara signifikan mengubah efisiensi pembakaran. Untuk saat ini, boost pressure yang lebih rendah dan rasio amonia yang lebih rendah menghasilkan hasil yang lebih bagus secara keseluruhan.