Login
Login
Kinerja marshall dan kekuatan tarik campuran laston ac-bc berbasis agregat beton daur ulang dan aspal bongkaran pada rendaman air laut
Pemanfaatan material daur ulang dan limbah industri pada konstruksi jalan merupakan salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Sehingga dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) terhadap karakteristik Marshall campuran AC-BC, mengevaluasi pengaruh filler abu terbang terhadap karakteristik Marshall dan Indirect Tensile Strength (ITS), serta menilai durabilitas campuran terhadap lingkungan pesisir berdasarkan nilai stabilitas sisa dan Tensile Strength Ratio (TSR). Penelitian diawali dengan penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO) menggunakan campuran 100% agregat alam. Nilai KAO kemudian digunakan pada variasi campuran 25% RCA + 75% RAP, 50% RCA + 50% RAP, dan 75% RCA + 25% RAP untuk menentukan komposisi RCA+RAP optimum. Komposisi RCA+RAP optimum digunakan sebagai campuran dasar pada tahap evaluasi filler dengan membuat dua campuran, yaitu campuran dengan filler semen 2% dan campuran dengan filler abu terbang 2%. Kemudian benda uji dibuat dengan 3 kondisi yaitu, kondisi kontrol, kondisi rendaman air tawar, dan larutan NaCl 3,5% selama 3 hari pada suhu ruang (27–30 °C) untuk mensimulasikan air laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar RAP menurunkan nilai stabilitas dan Marshall Quotient (MQ). Komposisi optimum diperoleh pada campuran 75% RCA + 25% RAP. Penggunaan filler abu terbang 2% pada campuran tersebut berhasil meningkatkan stabilitas Marshall sebesar 15,51% dan ITS sebesar 12,80% dibandingkan dengan campuran tanpa filler. Meskipun filler semen menghasilkan stabilitas Marshall dan ITS yang lebih tinggi pada kondisi kontrol, campuran dengan filler abu terbang memberikan ketahanan yang lebih tinggi terhadap perendaman air laut dengan nilai stabilitas sisa sebesar 89,45% dan TSR sebesar 99,04. Campuran berbasis RCA dan RAP dengan filler abu terbang layak digunakan pada lingkungan pesisir dengan catatan diperlukan peningkatan durabilitas, terutama terhadap nilai stabilitas sisa karena nilai stabilitas sisa masih 0,55% di bawah persyaratan minimum.
Program Studi Teknik Sipil
Universitas Kristen Petra
2026
Indonesian
S1
Skripsi No. 00012880/SIP/2026; Edward Alvianto Suharto Jo (B11220083)
Similar collections by subject
Close
Download QR code