Efektivitas penerapan papercraft dalam pembelajaran bangun ruang menggunakan metode pembelajaran kooperatif
Murid sering menghadapi kendala dalam memahami materi pembelajaran bangun ruang. Penelitian yang dilakukan di sebuah sekolah swasta di Surabaya menunjukkan bahwa sebagian murid kelas V dan VI memiliki nilai yang rendah, berada di bawah KKM. Masalah ini muncul karena minimnya penggunaan media dan metode pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan efektivitas pembelajaran dengan penerapan papercraft dan metode pembelajaran kooperatif yang melibatkan beberapa indikator efektivitas, yakni peningkatan hasil belajar, keaktifan murid, dan kemampuan keterampilan praktik murid. Metode pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji ketuntasan, uji N-Gain, uji pearson product moment dan uji T yang berasal dari soal tes dan kuesioner yang telah diisi dan diolah. Adapun hasil menunjukkan bahwa penerapan papercraft dengan metode pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran bangun ruang efektif dalam meningkatkan hasil belajar yang dibuktikan dengan nilai rata-rata pre-test 49,31 yang meningkat menjadi 83,47 pada nilai rata-rata post-test. Nilai rata-rata keaktifan murid mencapai angka 88,10 pada nilai rata-rata post-test yang mencapai kategori sangat baik, sedangkan nilai rata-rata keterampilan praktik murid sebesar 74,44 dengan kategori baik.