Penerapan metode DMAIC sebagai upaya menurunkan variasi kualitas hasil akhir produk decal pada PT X
Perusahaan manufaktur decal sedang menghadapi permasalahan terkait variasi kualitas hasil akhir produk yang berdampak pada tingginya tingkat kecacatan produk yang dikirim ke pelanggan, yaitu sebesar 22,04%. Untuk menganalisis dan mengatasi masalah tersebut, digunakan metode DMAIC yang terdiri dari lima tahap: mendefinisikan masalah, mengukur kinerja, menganalisis akar penyebab, melakukan perbaikan, serta mengendalikan hasil perbaikan. Hasil penerapan DMAIC performa kinerja perusahaan masih rendah yaitu 2.33 sigma, kondisi ini mengindikasikan proses produksi perusahaan bervariasi. Melalui pendekatan ini, diperoleh tiga rekomendasi solusi, yaitu pembuatan dokumen standar kerja, penerapan sistem pencatatan sederhana, dan pengembangan sistem manajemen kualitas guna mengurangi dampak dari variasi kualitas hasil akhir produk. Dampak dari perbaikan tersebut jika dilakukan dengan konsisten dapat membantu mengurangi variasi kualitas hasil akhir produk pada PT X dan dapat menurunkan klaim pelanggan mencapai 5%.